Home > Abstrak Penelitian > [SKRIPSI] Pengembangan Modul Materi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas X MAN 1 Kota Malang
[SKRIPSI] Pengembangan Modul Materi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas X MAN 1 Kota Malang

[SKRIPSI] Pengembangan Modul Materi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas X MAN 1 Kota Malang

Nurjannah, Mifroatin. 2019. Pengembangan Modul Materi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas X MAN 1 Kota Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Malang Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Mimien Henie Irawati, M. S., (II) Ir. Nugrahaningsih, M. P.

Kata Kunci: Modul, perubahan lingkungan, PjBL, hasil belajar, MAN 1 Malang.

Pencemaran lingkungan hidup saat ini telah menjadi permasalahan serius di Indonesia dan akan terus meningkat jika tidak segera ditangani. Berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan hidup dapat diintegrasikan ke dalam bidang pendidikan melalui Kurikulum 2013 yang telah diterapkan sekolah, yaitu sebagai praktikum biologi bab perubahan lingkungan. MAN 1 Kota Malang merupakan salah satu sekolah yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 dan sedang mengembangkan greenhouse serta konsep pelestarian lingkungan lainnya, namun terdapat kendala yang menghambat keterlaksanaan program yaitu kurangnya partisipasi dan sikap peduli lingkungan warga sekolah. Pengembangan sikap terhadap isu lingkungan menjadi salah satu tujuan utama dalam Kurikulum 2013. Implementasi Kurikulum 2013 juga diarahkan pada proses pengembangan siswa yang digunakan untuk mengembangkan hasil belajar. Berdasarkan perolehan ketuntasan klasikal siswa MAN 1 Kota Malang, terdapat 64% siswa yang belum mencapai KKM. Hasil belajar sangat didukung oleh fasilitas dan model pembelajaran.

TujuanĀ  penelitian dan pengembangan ini adalah menyusun modul biologi materi perubahan lingkungan berbasis PjBL untuk meningkatkan hasil belajar (kompetensi pengetahuan, sikap peduli lingkungan, keterampilan) yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian dan pengembangan modul menggunakan model ADDIE oleh Branch yang terdiri dari 5 tahap yaitu fase Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate. Subjek coba uji kevalidan yaitu 3 orang validator yang terdiri atas ahli materi, ahli media, dan praktisi lapangan. Subjek coba uji kepraktisan yaitu 10 orang siswa kelas XI-MIPA 5 yang telah mendapatkan materi perubahan lingkungan. Subjek coba uji keefektifan modul yaitu pada 32 orang siswa kelas X MIPA 4.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa modul materi perubahan lingkungan berbasis PjBL memiliki persentase kevalidan oleh ahli modul sebesar 99,06% (sangat valid), ahli materi sebesar 90,3% (sangat valid), dan praktisi lapangan sebesar 97,2% (sangat valid). Persentase kepraktisan sebesar 92,82% (sangat positif), serta gain score peningkatan hasil belajar kognitif sebesar 0,6 (sedang) dan afektif sebesar 0,8 (tinggi). Hasil belajar psikomotor siswa sudah melebihi KKM yaitu 87,5. Modul materi perubahan lingkungan model PjBL dinyatakan sangat valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*