Home > Abstrak Penelitian > [SKRIPSI] Uji Cemaran Bakteri Escherichia coli Dalam Bubur Bayi MP-ASI Dengan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR)
[SKRIPSI] Uji Cemaran Bakteri Escherichia coli Dalam Bubur Bayi MP-ASI Dengan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR)

[SKRIPSI] Uji Cemaran Bakteri Escherichia coli Dalam Bubur Bayi MP-ASI Dengan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR)

Kurniawati, Atik. 2017. Uji Cemaran Bakteri Escherichia coli Dalam Bubur Bayi MP-ASI Dengan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR). SKRIPSI, Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Dwi Listyorini, M.Si., D.Sc, (II) Agung Witjoro, S.Pd., M.Kes

Kata Kunci: Escherichia coli, bubur bayi, PCR

Bubur bayi MP-ASI merupakan makanan pelengkap bagi bayi setelah memperoleh ASI eksklusif selama enam bulan. Bubur bayi yang baik harus mengandung zat gizi, serta bebas dari kontaminasi bakteri. Escherichia coli dalam
makanan menunjukkan kegagalan sanitasi penyelenggaraan makanan. Polymerase Chain Reaction digunakan untuk mengidentifikasi bakteri karena cepat, spesifik dan dapat digunakan untuk mendeteksi mikroba dengan konsentrasi rendah. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui adanya cemaran bakteri E. coli yang dideteksi dengan teknik PCR dan membahas faktor yang diduga berpengaruh terhadap adanya kontaminasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Sampel diperoleh dari lima kecamatan di Kota Malang yaitu Kedungkandang,
Lowokwaru, Klojen, Blimbing dan Sukun sebanyak satu sampel di tiap kecamatan. Observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran titik kritis yang diduga mengontaminasi bubur bayi. Hasil penelitian menunjukkan dari lima sampel yang diambil terdapat tiga sampel tercemar bakteri E. coli. Berdasarkan jumlah E.coli diketahui bahwa
ketiga sampel tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap kontaminasi antara lain personal hygiene pedagang bubur yang tidak mencuci tangan sebelum melayani pembeli dan tidak adanya kaca pembatas atau etalase. Saran dari penelitian ini hendaknya para orangtua membuat sendiri makanan pendamping ASI atau membeli dari pedagang bubur bayi yang higienis dengan memperhatikan aspek tampilan tempat berjualan seperti memiliki etalase, bubur yang telah dikemas dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*